Berprestasilah Kawan!

Ada yang berbeda dengan meja kerjaku malam ini. Selembar amplop ber-kop-kan “KELUARGA ALUMNI UNIVERSITAS GADJAH MADA “. Wow dari KAGAMA! Deg-degan juga membaca surat dari almamater tercinta. Tak terasa sudah hampir 4 tahun. Teringat ketika berjuang tiap pagi nglajo BantulSleman, melintasi 2 kabupaten dan 1 kota madya demi menuntut ilmu. (*Hahaha..tertawa juga ketika menulis ini, tentunya tak hanya menuntut ilmu saja, ada maen, ada nakalnya juga ^^)

Hm, langsung saja ini penampakan suratnya :

undangan KAGAMA

Dan yang membuat aku sedikit terperangah adalah saat membuka suratnya. Tertulis “Permohonan Sebagai Pembicara dalam Pembekalan Wisuda UGM Periode Mei 2012“. Hah, sudah pantaskah aku menerimanya? Sanggupkah aku berbicara dihadapan 1500 mahasiswa? Portofolioku baru menyenggol 200-an peserta, jangan-jangan aku malah demam panggung dan tak dapat berkata-kata?

Tapi bukan itu yang hendak aku sharing-kan kawan. Bukan maksud menyombongkan diri pula. Banyak kok teman-teman seangkatan yang lebih sukses. Namun jika boleh, sedikit mengulang kenangan jaman mahasiswa dulu. Aku hanya mahasiswa biasa, IPK? Jangan tanya. Ujian remidi aku selalu rutin mengikuti (*hehe… ^^). Intinya saat wisuda aku bukan yang disebut “Lulus dengan predikat cumlaude” (*ini bukan ngiri lho…tapi keinginan yang gag tercapai) Eh, lha kok diminta ngisi pembekalan wisuda? Terus apa gerangan landasannya?

Usut punya usut karena aku berani berbeda! Yap, diangkatanku hanya aku yang memutuskan lulus kemudian berwirausaha. Bukan hal yang mudah kawan. Rata-rata lulusan Farmasi lebih memilih bekerja di industri (gaji gedhe), rumah sakit / apotek, atau menjadi abdi negara (idaman mertua). Lulus Apoteker merintis usaha yang masih abu-abu sungguh berat. Stigma masyarakat hingga desakan dari keluarga karena aku tak kunjung menghasilkan. Tapi Alhamdulillah, berkat do’a dan ketekutan berbuah manis. Penghargaan winner kompetisi wirausaha nasional aku raih, bahkan masuk nominasi 100 pemuda paling berpengaruh di Indonesia tahun 2011 versi sebuah majalah nasional. Masuk televisi ataupun media cetak bukan lagi hal yang baru.

Intinya, aku ingin berbagi, siapapun kamu itu kawan. Berprestasilah, InsyaAlloh engkau akan menjadi orang yang dihormati, bahkan oleh almamatermu sendiri. Okay? Semangad!!!

Advertisements

8 thoughts on “Berprestasilah Kawan!

  1. M. Ikhsan

    Cool, jgn lupa besok sebutin kalo dulu di fak farmasi angkatan 03. Wkwkwkwkwk. Moga makin sukses mas bro

    Reply
    1. kiaracondong2012 Post author

      Makasi…yap benar. Ayo biar nama apoteker juga lebih dikenal lebih luas ^^ Bisa start dari mahasiswa lho. Nanti aku post temen2 Farmasi yang dah pada sukses ^^

      Reply
  2. Pingback: Usia bukan tolok ukur kedewasaan « Counting Down

  3. Pingback: Emang salah sarjana teknik mesin jadi juragan tempe? « Counting Down

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s