Ubah sukses menjadi terukur

Pagi-pagi melakukan blog walking menjadi rutinitas yang menyenangkan. Berada di meja kerja sembari menyeruput secangkir cokelat panas. Membaca artikel demi artikel, satu halaman web ke halaman lain, meninggalkan jejak komentar di artikel yang menarik. Ah…jaman sudah berbeda. Teringat kebiasaan beberapa tahun lalu saat masih tinggal bersama ibu, secangkir teh hangat, jajan pasar, dan selembar koran menjadi penghias di pagi hari. Kini, hanya cukup klak klik mouse atau bahkan menjentikkan jari lewat layar touch screen (smartphone / tablet) ribuan hingga jutaan informasi bisa kita dapatkan saat itu juga, tak terbatas oleh lembaran-lembaran halaman koran.

Hm itu tentunya itu merupakan buah kesuksesan dari pemikiran-pemikiran yang jenius, yang lebih ramah lingkungan dengan menghemat milyaran lembar kertas (keinget jaman sekolah kamar penuh kertas berserakan -.-“) Hehehe..oke, malah ngelantur ngeblognya. Yups, sebenarnya saya ingin sedikit share pengalaman sahabat blogger sekaligus internet marketer di forum sebelah yang berbicara “kesuksesan” dalam mengeruk dollar dari sebuah blog.

Bukan tentang caranya, karena tentu banyak temen-temen yang sudah tahu (meski banyak juga yang belum tahu ^^) dan bisa dikerjaan di rumah saja. Tetapi lebih ke arah mindset tentang sukses di bidang IM (internet marketing) itu sendiri. Memulai blogging di awal tahun 2010 dengan penghasilan USD 100 (ops…bukan dalam sebulan lho, tapi dalam 3 bulan, jadi masih jauh di bawah UMR ^^). Tapi dia mempunyai tolok ukur yang jelas, mindset dalam otak dia mensugesti bahwa menghasilkan USD 1000 dalam satu bulan bukanlah hal yang sulit. Kemudian dia mengambil secarik kertas, menuliskan terget yang jelas “penghasilan USD 1000/month tercapai akhir tahun ini dari IM“. Wow, itu tercapai pada akhir September 2010. Kabar terakhir saat ini earning dia dari PPC Adsense sudah nembus angka USD 3000 /month (Maha Besar Alloh….)

Lain cerita ketika main di rumah salah satu sahabat yang jago graphic design. Kebetulan waktu itu saya berkesempatan mencoba Desktop PC  jagoan dia. Di monitor tertulis jelas sticky notes bertuliskan “USD 2000 by the end of this month“. Wow ternyata dia memiliki tolok ukur / target juga. Bahkan temen-temen yang bermain di offline marketing dari perusahaan kecil hingga besar, tentu memiliki target terukur yang mampu dirubah menjadi angka-angka. Dengan demikian akan sangat mudah menentukan kata “sukses”, jika target tercapai ya sukses, kalo belum tercapai, berarti harus ada yang di evaluasi. Bukan begitu kawan?

Lalu pertanyaannya bagaimana dengan kita sendiri? Apakah kawan-kawan sudah memiliki target yang jelas? Sering sekali kita tidak memiliki target yang jelas. Hidup begitu monoton dengan rutinitas yang sama. Tanpa target saya pribadi merasa hidup terlalu membosankan, ide menjadi mati (seperti artikel yang saya posting di sebelah).

Beruntunglah bagi yang sudah memiliki target. Tinggal beberapa sikap mental kita :

Sikap mental terhadap diri sendiri

  • Mimpi, bukan mimpi bunga tidur tetapi keinginan akan sesuatu. Misal keinginan untuk memiliki penghasilan USD 1000 per bulan dari bisnis online. Tulis dengan jelas, bukan sekadar “saya ingin berpenghasilan besar dari internet“, tapi tulis nominal dan waktunya. Misalnya “saya ingin berpenghasilan minimal USD 1000 dari bisnis affiliasi bulan Juli 2012“. Jika target tercapai barulah naikkan target sedikit demi sedikit.
  • Action, nah ini yang sering saya temukan. Terkadang banyak kendala yang di awali oleh kawan-kawan. Terlalu banyak ide dan referensi tapi tak kunjung melakukan tindakan, entah itu bisnis offline maupun online. Ibarat pnghasilan USD 1000 tapi action 0 ya sama saja USD 1000 x 0 = 0. (Nol besar donk…..!!!!)
  • Tekun dan Fokus, blogging ataupun bisnis offline baru sebulan udah nyerah, “kok ga ada pemasukan yah“. Lha semua ga ada yang instan kecuali bikin mie rebus (eh ada dink wong saya sendiri membuat jahe instan, kunir putih instan…yang jelas “instan” hahaha…) Atau terkadang main adsense sudah tergoda clickbank, amazon, infolink dll (boleh jika salah satu sudah “sukses” dulu yah, tentu sukses dalam ukuran kawan-kawan semua). Yang offline juga, buka jasa laundry belum tampak menghasilkan dah pindah ke kuliner misalnya.

Sikap mental terhadap orang lain

  • Berbuat baik kepada orang lain, bisa ke kakek, nenek, bapak, ibu, sodara, tetangga…sama sapa aja deh. Intinya apa? Buang energi negatif dan perkuat energi positif. InsyaAlloh akan memperlancar rejeki kawan-kawan semua. ^^
  • Sedekah, nah lho…sudah banyak yang membahasnya. Ga bakal bikin miskin kok. Sedekah sembunyi-sembunyi boleh, sedekah terang-terangan juga boleh, yang parah tu jika terang-terangan gag sedekah… (bhuahahahaha….)

Sikap mental terhadap Yang Maha Kuasa

  • Berdo’a, ya…bagaimana pun besarnya pengetahuan kawan-kawan dalam berbisnis maupun bekerja dan sebagainya, namun apabila Allahbelum mengijinkan untuk mendapatkan penghasilan banyak, ya tidak akan terjadi. Sebagai contoh, duit 10 juta udah didepan mata dari hasil penjulan, tapi Allah belum berkehendak, tiba-tiba saja si pembeli ngebatalin, gagal deh dapet uangnya. Mungkin saja itu bisa terjadi.Ingatlah Allah yang memiliki kehidupan, yang mengatur rejeki kita, sebagai orang beriman saya yakin kawan-kawan paham hal ini. Jadi, berdoalah agar cita-cita tercapai, jauhi larangan-Nya dan jalankan perintah-Nya, pasti cita-cita akan lebih mudah terwujud!Apabila ketiga sikap mental di atas sudah benar-benar diterapkan, saya yakin kehidupan yang baik di dunia dan akhirat akan menaungi diri kita, kapan pun di mana pun! Amin! Akhirnya…nggak terasa cukup panjang juga tulisan ini. Semoga saja bisa menjadi bahan motivasi dan bermanfaat dalam membantu meningkatkan penghasilan kita semuanya. Mohon maaf kalau ada kesalahan dalam bentuk maupun isi tulisan ini. Saya hanya manusia biasa, yang bisa salah dan lupa. Sekali lagi smoga bisa diambil manfaatnya!
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s