Prasangka

Prasangka baik merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam sebuah do’a. Sering tanpa sadar kita meng-cancel doa kita sendiri. Semisal berdoa, Ya Alloh berikan hamba penghasilan bulan depan, Oktober 2012 minim sepuluh juta…. Sisi conscious otak kita bekerja, penghasilan rata-rata bulanan mentok di angka tiga juta, hingga menimbulkan keragu-raguan dan kata “tidak mungkin“. Kejadian-kejadian seperti ini sering di alami bagi mereka yang berpenghasilan “fix” atau karyawan. Bekerja sekeras apapun gaji yang di berikan akan sama setiap bulan. Informasi ragu ini menjalar dari sisi conscious melalui Reticular Activating System (RAS) menuju sisi subconscious. Dan sesuatu di sisi subconscious inilah yang menjalani hidup dan berimbas terhadap pembatalan do’a kita.

Padahal jika Sang Pencipta menghendaki, dengan segala prasangka yang baik. Kejadian-kejadian luar biasa bisa saja terjadi. Semisal memperoleh hadiah tunai dari tabungan di bank. Atau lebih logis di promosikan naik jabatan. Bagi pengusaha atau entrepreneur misal tiba-tiba memperoleh proyek dengan nilai yang signifikan. Itu bukan hal yang tidak mungkin bukan? Ingat, urusan rezeki kita tidak dapat mengatur, sebagaimana telah saya ulas sebelumnya. Cukup diperlukan prasangka baik, do’a dan ketekunan.

Dalam hal medis, prasangka baik mengambil peran yang signifikan. Adalah hal yang wajar, terkadang dokter memberikan obat tanpa efek farmakologis nyata demi menghasilkan placebo effect. Bahkan bagi masyarakat desa, terkadang mereka mengunjungi dokter / mantri hanya untuk di suntik. Pasien akan merasa telah mendapatkan medical therapy sehingga merasa dirinya akan segera sembuh. Memori “akan sembuh” ini tersimpan baik di sisi subconscious sehingga dengan sendirinya tubuh melakukan perbaikan diri. Kuncinya satu, prasangka…

Adalah mengherankan mengapa mereka yang datang ke dukun atau orang pintar banyak yang berhasil. Padahal sang dukun pun banyak yang tidak mampu membantu financial  mereka sendiri. Ini tidak lain karena prasangka. Mereka yakin akan berhasil dengan ritual-ritual yang mereka lakukan. Prasangka baik inilah yang akan mengantar menuju penghasilan yang lebih baik, bukan karena kesaktian si dukun. They can’t help them self, apalagi kalian…. ^^

Dalam bisnis, prasangka baik sangat di butuhkan. Energi positive akan men-drive menuju kesuksesan. Optimistik bahwa pasar akan terbuka lebar dengan profit yang menggiurkan. Merasa percaya diri bahwa segala hambatan dapat dilalui. Target-target akan tercapai. Akan indah membayangkannya. So, itulah kekuatan prasangka. Sudahkah kalian berprasangka baik pagi ini kawan? Selamat berkarya ^^

#sukses menyertai kita

Advertisements

2 thoughts on “Prasangka

  1. nakinaak

    what you think is what you get ^^ wkwkwkwk,, inaak dpt teori itu sejak dpt pelatihan di Depok, wkwkwk tp emang bener yah,, Alloh itu mah mengikuti prasangka hambaNya, jd hati2 dg niat kita yo mas,, soale ujung pangkalnya prasangka ki Niat,, njuk ujung akhire ki NASIB wkwkwk ^^

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s