Dibalik Kesulitan, Diapit Dua Kemudahan

Malaysia

Jika menengok ke belakang, tahun 2012 sungguh berat. Apa-apa yang saya sentuh menjadi “shit”. Rejeki didepan mata menguap, bolak balik kena tipu, pake acara kena fitnah pula. Komplit!!! Bahkan di penghujung tahun pun masih kena getah dan menjadikan masa-masa paling terpuruk dalam hidup.

Fiuh…sempet terbersit dalam hati. Ini semua project kenapa ga bisa running, rejeki besar apa yang bakal saya dapatkan di 2013. Yap, memang seperti biasa, convert to positive thinking. Ketika deretan kesulitan menghadang saya selalu percaya bakal ada kemudahan. Semakin berat semakin besar pula yang akan saya dapat. Kejadian seperti itu terasa berulang-ulang. Dan saya selalu mencatat kapan saya gagal dan kapan saya berhasil. Ibarat punya database, lebih enak untuk mengkoreksi…

Masuk tahun 2013 degub jantung semakin kuat. Banyak kuwajiban tahun 2012 yang belum terselesaikan. Duh! Sempat hopeless sebenarnya. Ibarat kendaraan mulai kehabisan bensin. Limit mendekati mogok! Beruntung saya mendapat sesi psikologi. Sisi subconscious diacak-acak, format ulang masa lalu, install operating system baru dengan mengeliminir beberapa bugs dengan patch. Hapus kata-kata negative menjadi positive, yang ada sukses…sukses…dan sukses…

Bulan pertama 2013 lebih banyak saya habiskan untuk format ulang otak. Upgrade mindset ga semudah merubah format FAT ke NTFS pada hardisk computer. Butuh proses yang panjang, apalagi beberapa “failure” masih saya dapatkan di awal tahun. Struck! Saya butuh tantangan baru…saya butuh atmosphere baru…

Bulan kedua 2013 masih kalut, meski dalam kondisi yang lebih baik. Proses meng-erase data lama masih berlangsung. Ternyata benar, apa yang terjadi dengan kita pada masa lalu memiliki andil besar seperti apa kita sekarang. Taruh kata kenapa saya masih belum sukses juga? Ternyata sisi subconscious saya masih merekam kejadian masa lalu dimana sukses itu sumber petaka. Harta berkorelasi dengan perpecahan. Wew…betapa bahaya sisi tak sadar saya…

Bulan ketiga 2013, progress semakin baik. Proses erase mendekati complete, saya butuh operating system terbaru. Cukup nekat dengan dana terbatas saya memesan tiket pesawat ke Kuala Lumpur. Modal saya keyakinan akan menemukan “sesuatu” disana yang akan me- rise me up lagi. Entah bertemu dengan buyer yang bisa membuat bisnis kembali “boom” atau menemukan angel investor untuk menyambung nafas. Fokus saya satu, business trip…bukan sekadar vacation.

Law of attraction sekali lagi works! Alhamdulillah saya dapatkan semuanya, business dapat, vacation dapat, bahkan full service bagian dari entertain. Hehehe…jika dinalar tentu bermodal RM 150 saya tak akan dapat bertahan 4 hari 3 malam di Malaysia. Tapi saya mendapatkan fasilitas hotel, keliling Malaysia, dan relasi bisnis yang berjalan hingga sekarang.

Sungguh di balik kesulitan, diapit dua kemudahan. May peace be upon us ^^

Advertisements

2 thoughts on “Dibalik Kesulitan, Diapit Dua Kemudahan

  1. Pingback: Sudahkah Anda Bahagia? | Counting Down

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s