Soto Sapi : Kuliner Pasar Beringharjo

soto sapi

Soto sapi Pasar Beringharjo

Jadi hal wajar bila Jogja padat merayap di akhir pekan. Bus pariwisata, mobil plat non AB, bahkan motor-motor dari luar kota mengular menyesaki jalan-jalan Jogja yang ta kunjung bertambah lebar. Lebih tepatnya semakin sempit dengan galian gorong-gorong. Oh iya, ini mendekati bulan Ramadhan. Menjadi pemandangan biasa tiap tahun ada proyek-proyek “sangu” lebaran. Hehehehe…namanya juga “proyekan”.

Tapi bukan itu yang hendak saya tulis kawan. Tapi sisi maknyus dari Pasar Beringharjo, my second office kalo bahasa menterangnya. Bagaimana tidak? Hampir tiap hari saya ngantor di sini. Entah itu setor barang atau barter dengan simbah-simbah penjual rempah. Yaps, meski cowok tapi saya punya banyak fans di sini. Terutama simbah-simbah kuli gendong, duh rada kasar, tapi saya pun belum nemu kata yang paling pas. Saya sangat menghormati beliau-beliau, di usia senja masih bekerja keras. Pantang meminta-minta, kontras sekali dengan pengemis-pengemis muda di perempatan. Duh! Pernah sekali saya memberi uang secara cuma-cuma. Tegas beliau menolak. Kalo di pake jasanya baru OK, sejak itu meski saya masih kuat sering memakai jasa mereka. Untuk bantu bawa barang-barang ringan di bawah 5 kg. Extra tips tentunya, mereka pun bahagia….

Hari ini? Di tengah hiruk pikuknya Pasar Beringharjo rasa lapar melanda. Terang saja, hampir jam makan siang. Padahal sejak pagi saya sibuk wira-wiri Bantul – Jogja. Biasanya saya melangkah ke foodcout PROGO. Tapi kali ini ingin menikmati romantisme pasar tradisional Beringharjo. Bergegas berjalan menyusuri lorong kemudian naik tangga menuju lantai dua. Soto Sapi khas beringharjo.

Cukup ramai hingga saya harus duduk sedikit melipir. Interior khas dengan toples-toples kaca kuno. Berisi rempeyek, dan aneka kerupuk, bahkan emping mlinjo pun ada. Saya memesan semangkuk soto sapi dan segelas es jeruk. Wuahhhh…segar kaladu sapinya begitu terasa. Bagi yang suka porsi jumbo pasti harus memesan dua mangkuk. Tapi bagi wanita kebanyakan, cukuplah satu mangkuk. Menu special yang lain adalah es teler….seger… tapi kali ini saya memesan es jeruk. Kecutnya pas, cukup mengobati dahaga.

Berapa saya harus bayar untuk semangkuk soto dan segelas es jeruk? Cukup IDR 10.000,- saja. Bisa menjadi pilihan kan saat jalan-jalan di Pasar Beringharjo tercinta. Selamat berakhir pekan ^^

Advertisements

3 thoughts on “Soto Sapi : Kuliner Pasar Beringharjo

  1. bachtiarrosyadi

    numpang promo bagi penggemar soto daging sapi di jogja dapat mencoba alternatif Soto Sapi ” Joss ” untuk lebih lengkap tentang profil kami dapat diakses sotosapijoss.wordpress.com / sotosapijoss.blogspot.com

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s