Kenapa ya?

Discuss

Diskusi santai tapi…..hahahaha…international player…

Kenapa ya yang omzet-nya puluhan juta itu malah songong ga ketulungan? Kenapa ya yang omzet-nya miliaran itu super humble ga kelihatan?

Dua pertanyaan ini terus menggelayut dalam pikiran. Antara si songong dan si humble. Dua komunitas yang dua-duanya saya miliki, sungguh kontras dalam sikap sekaligus berkebalikan dalam pencapaian. Saat memulai bisnis dulu sungguh silau saat melihat kawan-kawan yang beromzet puluhan juta. Tampilan necis dengan style rambut klimis. Gaya bicara tinggi serasa orang paling sukses sedunia. Hm…ada juga sih yang humble, tapi jumlahnya sedikit banget. Tapi kebanyakan ya songongnya itu….rasanya saya pun dilihat sebelah mata… Hahahahaha….

Paling nohok itu ketika tatapan mata seolah mengisyaratkan “kamu siapa?”. Ndak pantes bergaul sama siaya. Bahkan ada kawan yang sakit hati tak berkesudahan mendapat perlakuan yang sama. Ya kadang sadar sih, OKB alias Orang Kaya Baru. Hehehehe…

Dalam komunitas pengusaha pun begitu. Hmm kalo tampilan necis dan bicara tinggi malah tanda tanya saya. Kenapa? Lha kebanyakan malah bisnisnya ga jelas. Karena bisnisnya ga jelas, yang jelas omongannya saja…hahahaha…

Begitu kontras ketika akhir-akhir ini saya banyak bergaul dengan kalangan yang lebih atas lagi. Ndak lagi jutaan..tapi M-M an… Mangewu Mangatus (Lima Ribu Lima Ratus) joke kawan saya. Begitu humble-nya…meski ada juga yang songong ga ketulungan, tapi jumlahnya lebih sedikit. Bayangin ajah, saya pun sering ketipu dengan penampilan. Kaos oblong celana 3/4…jarang yang necis kecuali ketika ke acara resmi atau kedinasan. Kumpul santai….utak atik gadget bentar…sesekali angkat telpon atau menelpon…tapi……dhuaarrrr….. M-M an….

Gimana gag M-M an…. Si Pak A yang duduk sebelah saya sebulan 40 full container 40ft barusan juga beli hotel di kawasan Malioboro, Si S yang dulu loper koran dapet order 70 rumah kayu untuk cottage bulan ini, Si E selain owner hotel di Malioboro bisnisan property dia lancar jaya. Nah aku doank yang kacangan….. Mmm tapi mereka ndak pelit tuh nularin ilmu, bahkan makan di angkringan pun ndak menjadi masalah besar…

So punya omset puluhan juta masih mau bergaya? Jauh dah….. #peace upon us ^^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s