Tag Archives: cerita motivasi

Ubah sukses menjadi terukur

Pagi-pagi melakukan blog walking menjadi rutinitas yang menyenangkan. Berada di meja kerja sembari menyeruput secangkir cokelat panas. Membaca artikel demi artikel, satu halaman web ke halaman lain, meninggalkan jejak komentar di artikel yang menarik. Ah…jaman sudah berbeda. Teringat kebiasaan beberapa tahun lalu saat masih tinggal bersama ibu, secangkir teh hangat, jajan pasar, dan selembar koran menjadi penghias di pagi hari. Kini, hanya cukup klak klik mouse atau bahkan menjentikkan jari lewat layar touch screen (smartphone / tablet) ribuan hingga jutaan informasi bisa kita dapatkan saat itu juga, tak terbatas oleh lembaran-lembaran halaman koran. Continue reading

Advertisements

Apakah sudah cukup bahagia dengan hidup (dan karir) Anda?

Berada di penghujung pergantian usia terkadang membuat saya mem-flashback perjalanan kehidupan yang telah ada. Sejak saya lahir, masa kanak-kanak, remaja, hingga bisa dikatakan dewasa. Terkadang larut dalam tawa dengan rentetan keberhasilan, terkadang terpuruk ketika kegagalan menghadang. Namun itulah hidup, adakalanya berada di atas, lain kesempatan berada dibawah seiring roda pergerakan untuk selalu tumbuh dan berproses menjadi “manusia“. Satu pertanyaan yang sedikit menggelitik, “apakah saya sudah cukup bahagia?”

Suatu pertanyaan yang cukup wajar. Dan saya yakin pertanyaan ini juga sering hinggap di benak setiap orang, entah itu dalam hal kehidupan atau justru termasuk karir. Coba untuk sejenak ambil nafas dalam-dalam, kemudian hembuskan nafas perlahan. Anggap tulisan ini sebagai cerminan kehidupan Anda. Bayangkanlah kehidupan Anda dalam lima tahun kedepan…

Apakah yang tampak adalah Anda sebagai pengusaha sukses, dengan omzet miliaran rupiah, mansion mewah dan disegani setiap bawahan? Atau justru Anda sebagai manager perusahaan, dengan setelan jas rapi lengkap dengan mobil SUV mewah? Atau justru sebagai sosok yang sederhana sebagai guru mengaji di surau kecil di tanah kelahiran Anda? Melepas segala ambisi duniawi dan materi, mencari ketenangan dan kedamaian dengan segala kebersahajaan?

Saya tidak tahu mana yang menjadi cerminan Anda. Masing-masing pribadi akan berbeda, namun satu hal yang pasti, jalani dengan segenap “passion“. Rengkuh kehidupan yang sesuai dengan jiwa Anda. Hidup terlalu pendek untuk dilalui  jika kita menjalaninya dengan melakukan suatu pekerjaan yang bullshit atau justru menjadi beban. Pekerjaan yang enggan membuat Anda bangun pagi-pagi dan berharap setiap hari adalah akhir pekan. Pekerjaan yang akhirnya memperpanjang portofolio “resign” dalam karir kerja Anda.

Senyum bahagia dua pengusaha muda

Do what you like and love what you do“, nasihat yang selalu terngiang dari salah satu senior saya. Apapun itu, jika dilakukan dengan Continue reading