Tag Archives: Jika

Wellcome Street Fighter!

Belalang Tempur

Belalang Tempur

Move On! Kata simple sarat makna yang mudah diucapkan namun perlu berdarah-darah untuk dilaksanakan. Bukan hanya dalam hal pribadi. Terkadang terkait benda-benda historis bagian dari masa lalu. Atas nama kenangan lah, atau lebih logisnya karena “sayang”. Sering saya melihat seseorang yang sebenarnya berkecukupan tapi memakai T-shirt lusuh nan hiasan lobang-lobang. Bukan karena sengaja mengikuti style, tapi murni lubang efek terlalu sering di pakai. Duh! Baju kesayangan ceritanya. Continue reading

Advertisements

Fokus!

pak rudi

Jika berada di tempat baru, sudah menjadi kebiasaan untuk menyapa atau berinteraksi dengan orang-orang baru pula. Mengexplore kesuksesan orang lain menjadi guru terbaik. Menemukan cerita-cerita hebat yang sangat mungkin untuk saya serap dan adaptasi. Menjadikan semangat, bahwa banyak orang sukses yang memulainya dari bawah.

Begitu pula weekend pertama di bulan Januari. Pagi-pagi saya turun dari kamar hotel Royal Ambarrukmo menuju restoran untuk breakfast, sengaja saya memisah dari kawan-kawan lain. Mencari posisi meja strategis berharap ada orang hebat duduk semeja. Saya yakin, apa pasal? Weekend hampir dipastikan kamar hotel full booked. Dan akan terjadi aktivitas crowded di restoran saat sarapan pagi. Continue reading