Tag Archives: Malaysia

Selftalk : Turning Pain Into Success

sukses

Turning pain into success….

Sepenggal kalimat yang begitu terngiang di telinga melalui headset. Segelas teh panas, pisang goreng, dan video motivasi pagi dari tayangan youtube. Hujan masih menghiasi penghujung tahun di bulan Desember. Dan saya kembali menulis, setelah sekian lama vakum…hahahaha…

Tahun 2013 berjalan begitu cepat….banyak cerita kesuksesan…tapi ta pelak juga sederetan kegagalan. Tapi itulah menariknya kehidupan bukan? Beriak-riak nan menyenangkan… Terkadang terbang tinggi…kadang remuk redam menghujam. Tapi saya bukan tipe yang mudah menyerah kawan. Rubah sakit menjadi energy kesuksesan. Aamiin… Continue reading

Advertisements

Kenapa ya?

Discuss

Diskusi santai tapi…..hahahaha…international player…

Kenapa ya yang omzet-nya puluhan juta itu malah songong ga ketulungan? Kenapa ya yang omzet-nya miliaran itu super humble ga kelihatan?

Dua pertanyaan ini terus menggelayut dalam pikiran. Antara si songong dan si humble. Dua komunitas yang dua-duanya saya miliki, sungguh kontras dalam sikap sekaligus berkebalikan dalam pencapaian. Saat memulai bisnis dulu sungguh silau saat melihat kawan-kawan yang beromzet puluhan juta. Tampilan necis dengan style rambut klimis. Gaya bicara tinggi serasa orang paling sukses sedunia. Hm…ada juga sih yang humble, tapi jumlahnya sedikit banget. Tapi kebanyakan ya songongnya itu….rasanya saya pun dilihat sebelah mata… Hahahahaha….

Paling nohok itu ketika tatapan mata seolah mengisyaratkan “kamu siapa?”. Ndak pantes bergaul sama siaya. Bahkan ada kawan yang sakit hati tak berkesudahan mendapat perlakuan yang sama. Ya kadang sadar sih, OKB alias Orang Kaya Baru. Hehehehe…

Dalam komunitas pengusaha pun begitu. Hmm kalo tampilan necis dan bicara tinggi malah tanda tanya saya. Kenapa? Lha kebanyakan malah bisnisnya ga jelas. Karena bisnisnya ga jelas, yang jelas omongannya saja…hahahaha… Continue reading