Tag Archives: Tak Province

Lembaga : Legalitas Komunitas

Komunitas Sosial

“Mas Aree, besok mohon bantuan menjadi pembicara di komunitas ya…” pesan melalui Blackberry Messenger beberapa waktu yang lalu. Undangan untuk mengisi sesiĀ business sharing di kalangan komunitas perajin menjadi aktivitas rutin selepas jam kerja. Dari komunitas yang letaknya jauh di pucuk pegunungan seribu, hingga blusukan kampung-kampung kecil di wilayah Bantul. Ya setidaknya nambah sedulur (menambah sodara) kalo orang Jawa bilang. Dan saya memang menikmatinya, berbagi itu indah…

Dari sekian banyak komunitas yang saya kunjungi, rata-rata belum mengerti bahwa aspek legalitas komunitas memegang peranan penting untuk kemajauan komunitas itu sendiri. Komunitasnya sudah berbentuk lembaga atau koperasi bapak? Sontak dengan bangga menyebut bahwa mereka sudah berbentuk koperasi, melakukan aktivitas simpan pinjam. Saat saya tanya, akta pendirian koperasinya ada? Langsung mereka memble… Atau paling sering kompak paduan suara…oooo….koperasi itu kudu ke notaris dan bikin akta ya? Haduhhhh…tepok jidat ^^ Continue reading

Advertisements

Adakah orang tua durhaka kepada anaknya?

Saya sedikit tergelitik dengan sebuah artikel lama ketika blog walking malam ini. Diantara malam nan sahdu oleh gerimis hujan dan secangkir cokelat hangat saya mencoba untuk mencerna, memahami, dan mengaitkan dengan kejadian-kejadian di lingkungan saya sendiri. Sebuah judul yang cukup menarik bukan? Bahkan bisa menimbulkan kontroversi saya rasa.

Sejak kecil kita di cekoki dengan dongeng tentang kutukan anak yang durhaka. Bahkan saya yakin dongeng itu terus terngiang dalam diri kita, larut dalam alam bawah sadar. Tentang anak yang dikutuk menjadi batu, atau tiba-tiba berubah menjadi hewan selepas berlaku kasar kepada kedua orang tuanya. Tak jarang pula kita mencap durhaka kepada anak yang tidak berperilaku sesuai dengan keinginan. Namun pernahkah berfikir mengapa mereka berperilaku demikian? Sudah benarkah kita dalam mendidik mereka? Anak durhaka kepada kita, atau justru kita sendiri yang durhaka terhadap mereka? Mari kita renungi bersama-sama melalui artikel berikut yang saya repost sebagaimana aslinya. Continue reading